Cinta?!
Menurutmu, apasih yang membuat suatu hubungan akan bertahan lama?
Setiap orang pasti memiliki kriterianya masing-masing dalam mencari pasangan. Anehnya, terkadang mereka jatuh cinta dengan orang yang 180° berbeda dari kriteria mereka. Dan hubungan itupun berlangsung cukup lama atau bahkan selamanya.
Siapa sih yang tidak ingin punya pasangan mapan, rupawan, jujur, setia, humoris, dan 1 keyakinan? Tapi lucunya, semesta (biasanya) mempertemukan kita dengan orang-orang yang sebaliknya.
Lebih anehnya lagi, kita jatuh cinta dengan orang tersebut. Ya, orang pilihan semesta untuk kita.
Suatu ketika, aku sedang menikmati malamku dengan kawanku, sebut saja Bino. Bino bukanlah orang yang sembarang memilih pasangan. Tapi dari kisah-kisah lalunya, aku melihat beberapa keganjilan. Iya, ia kerap jatuh cinta dengan wanita yang di luar kriterianya. Aku pun iseng bertanya, kok bisa sih sampai tahan lama?
Jawabannya sungguh membuatku mati kutu. Bukanlah hal besar, namun kita kerap kali menerapkannya dalam kehidupan sosial kita. Hal yang selalu menjembatani 1 individu dengan yang lainnya dalam hubungan apapun. Hal itu kerap disebut dengan KOMPROMI.
Ibarat anda ingin menjual koleksi kesayangan anda karena butuh uang. Anda akan berkompromi dengan diri anda untuk mengikhlaskannya, mengalahkan ego anda yang besar. Lalu, tiba seseorang yang datang untuk menawar dengan harga miring, dan anda akan berkompromi lagi karena variabel-variabel lepas yang mempengaruhi. Anda menawarkan harga anda, lalu orang tersebut akan berkompromi dan kesepakatan pun terjadi.
Sama halnya dengan cinta. Okaylah kriteria anda tinggi. Namun, ketika anda merasa nyaman akan seseorang, ego akan mulai bermain dan merasa tidak terima. Saat itulah anda akan mulai berkompromi dengan sang ego, dan terjalin lah hubungan dengan orang tersebut.
Kompromi juga merupakan hal penting dalam hubungan, ketika pasangan anda suka hal yang bertolak belakang dengan anda. Tentu anda harus berkompromi dan sesekali menurutinya, begitu pula pada dirinya. Semual hal dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan berkompromi.
Susah? Anda sudah sering melakukannya. Hanya saja, kali ini apakah anda sudah tulus mengalahkan ego anda? Jawabannya ada pada diri anda sendiri.
Sekian dari saya terima kasih.
-Moirae

Komentar
Posting Komentar