Dia



Patah hati? Pada kenyataannya, hati kita tak pernah menyatu. Hanya aku yang bodoh untuk menunggumu menyadari bahwa aku disini. Berusaha untuk masuk ke kehidupanmu, agar kau sadar bahwa kau adalah hal terpenting dan berharga untukku.
Bagiku, kau sesuatu yang spesial. Setiap melihat senyummu, entah mengapa aku ikut tersenyum, meski ku sadar, senyummu bukanlah untukku dan terkadang, senyummu bukanlah karenaku. Mendengar kau tertawa, hatiku ikut senang walau bibirku terkatup rapat.

Semakin lama rasa ini semakin berkembang dan tumbuh semakin besar. Apakah kau sadar akan kehadiranku? Sesungguhnya kau tahu, bukan? Namun, namanya manusia, ada saja kepura-puraan berusaha tidak menyadari suatu hal. Apakah sudah ada orang yang hinggap di hatimu? Mungkin, dia bisa membuatmu menjadi seseorang yang lebih baik dibanding diriku.

Tapi, aku hanya ingin mengingatkanmu, bahwa aku disini. Seseorang yang setia menunggu dirimu, setia mencintaimu, setia menyayangimu, walau dalam bayangmu. "Maybe I'm not the only one for you, but you are the only one for me."


Komentar

Popular Posts

Mata Jiwa

Cappuccino tanpa Cincau